ketika segalanya jelas, bukan dari bibirmu, sayang.
dari bibir mereka, sayang.
hati ini entah berupa apa saat ini.
mengapa begini? mengapa begitu?
semuanya terasa ambigu.
apa yang kita alami selama ini?
semuanya hilang begitu sajakah?
aku jatuh untukmu, sayang.
aku melakukan hal2 yang menyenangkan bersamamu, sayang.
tapi, mengapa?
hanya itu pertanyaan dalam lubuk hati yang terluka ini.
ternyata, engkau memang berbeda.
sangat berbeda, bahkan takkan ada yang menyamakan.
sangat tidak ingin melepasmu, sayang.
bagaimana ini?
segalanya sangat disayangkan, sangat disayangkan.
cepat atau lambat memang haruslah hati ini memilih.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang megusap lututmu disaat segalanya membiru.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang menanti mu berlari mengejar bola.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang sangat bahagia menikmati ikan goreng.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang sangat serius mengerjakan segalanya.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang membantuku dalam susah senangku.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang merangkulku dari depan saat malam membeku.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang memenuhi setiap janji2nya.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang menatapku dengan berjuta cara indahmu.
sangat ingin terus memilihmu, sayang.
yang... yang... yang... yang... yang... yang..
telah membuat ku jatuh terlalu dalam.
sayang.
apa yang harus kita lakukan?
segalanya abu-abu.
berbahagialah, sayang.
dengan cara2mu yang luar biasa.
laki2 hebatlah yang membuatku jatuh cinta.
laki2 hebatlah yang membuatku terluka.
selamat berjuang, laki2 hebat. :)
No comments:
Post a Comment