11.19.2008

ujarnya bingung.

ketika manusia itu tercipta, seorang diluar sana menangis karena suka.
ketika manusia itu menghilang, seorang diluar sana menangis karena duka.
akankah seseorang bahkan mengetahui kepergianku suatu saat nanti.
dikala semuanya kembali pada dia dan dia.
dapat mendengar, namun tak dapat bersuara.
pekat rasanya otak dan jiwa ini.
ingin pergi dan lari, tapi itu hanya pengecut.
yang hina dina dan berkulit kaku.
kapankah akan mulai dimengerti.?
kapankah akan mulai dipahami.?
seorang sahabat berkata akan hadir dalam suka dan duka.
namun, ketika suka menyentuhnya, lupalah pada sahabat lamanya yang sedang termenung kaku di depan pintu kayu kokoh itu.
darah ini sudah mengepal dan berlendir.
berharap untuk segera keluar dari sayup-sayup angin malam.
hujan yang tetap setia menemani pun akan segera pergi meninggalkan.
suara gukguk melolong makin mencengkeran suasana.
ia dapat melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh kita.
itukah si mechanical girl.?
yang menancapkan alat-alat aneh itu pada sendinya.
akan dapat serasa dan sepenanggungan.
bukan itu mauku.
hanya ingin terpanggil dengan lembut, untuk memastikan apakah aku baik2 sadja.
tapi kapan.?

No comments: