siapa namanya? tidak penting lagi.
siapa dia.? bukan siapa2.
bagaimana rupanya.? terlupakan.
bagaimana tutur katanya.? sampah puitis.
bagaimana cara pikirnya.? kritis sampai terkikis.
apa saja kesenangannya.? berdiam, kurasa.
siapakah dia, sebenarnya.? haluan kiri.
kenapa terus membicarakan dia.? apa gunanya.? ... hanya ingin bercerita tentang dia.
yang telah membuat perjalanan air di mata seorang perempuan mengalir dengan deras, juga berhasil membesarkan hati dan hari2 seorang perempuan muda. tidak kalah, menjadikannya terus bertanya2 tentang keberadaan si misterius ini. rupanya tidak elok, hanya terbiasa terdiam di pojok sana dengan kaumnya dan berbicara hanya saat diperlukan. menganggap seorang yang jatuh cinta adalah adik kecilnya yang menghilang selama ini. jatuhlah hati ini ke dasar laut yang paling dalam, hingga tak dapat lagi terasa rasa sakit dan ngilunya ulu hati. burung pun pasti akan kehilangan keseimbangan dan jatuh terinjak mobil yang berlalu-lalang. singa di afrika pun akan mengaum kesakitan hingga tak bersuara lagi. matahari pun hingga pudar terhapus asa di langit biru.
terhitung jejak langkah kaki yang semakin menjauh, mereka mencari jalan untuk bersama. dan akan ada yang tetap tertinggal sendiri disini. menanti sebuah jawaban atas segala pertanyaan yang diajukan bulan di lembah pandala wangi, lembah kasih yang sekarang sudah membeku, tak terasa apapun.
rasa-rasa selama ini telah terjawab sudah.
bukan siapa2.
belum saatnya dia tahu akan keberadaan perempuan ini. karena perempuan ini telah selesai menjalankan perjalanan cintanya yang berujung pada keretakan dan patahnya hati yang rapuh ini.
terimakasih.
kisah ini sudah selesai, walaupun awalnya tidak terdapat pada satu titik pasti. tapi akhirnya sudah tersentuh.
selesai.
No comments:
Post a Comment