TARGET BONEKwan & BONEKwati:
1. Menikmati waktu2 terakhir bersama. Mengoptimalkan berbagai kemungkinan yang ada sekarang. Apapun yang ada, adalah yang terbaik diantara saya dan anda, amin. Dengan segala yang ada. Jujur, bahagia memang bersamamu. Namun apa daya? "NEKAT" anda tidak se"NEKAT" saya.
2. Segera berakhir. Sebelum semuanya semakin rumit, sayang. Karena memang tidak akan pergi kemana, masing2 dengan jalannya masing2.
3. Berlari. Sekencang mungkin, entah mengejar matahari, bulan, bintang, atau galaksi lain. Melupakan apapun yang pernah terjadi diantara saya dan anda.
4. Bergerak maju. Tanpa menoleh sedikit pun ke belakang. Mencari, memilih dan menghabiskan waktu seumur hidup dengan siapapun itu.
5. Tuhan memberkati.
*TUHAN! Terima kasih, telah membawa saya kepadanya. Saya bahagia, Tuhan. Terima kasih. Terima kasih, Tuhan.
*TUHAN! Kapan waktu yang tepat, Tuhan? Saya tidak sanggup mengungkapkan ini, Tuhan. Tersangkut bersama tenggorok ujung paru2 kotor saya, Tuhan.
*TUHAN! Kemanakah saya harus pergi? Kepada siapa? Untuk apa, Tuhan? Bimbing kami, Tuhan. Hamba-Mu yang tersesat diantara satu hati.
*TUHAN! Salah siapa ini? Salahkah saya? Sesak jantung ini, sungguh. Apa yang harus saya lakukan, Tuhan? Siapakah dia? Hingga membuat saya seperti ini? Ataukah hanya saya yang begini? Merasakan rasa yang menusuk jantung seperti ini?
*TUHAN! Bawa saya pergi saja. Kemanapun, sejauh mungkin, Tuhan. Lari? Mungkin, tapi hanya lari kepada-Mu, Tuhan.
(Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah kerajaan-Mu, Jadilah kehendak-Mu, Diatas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, Dan ampunilah kesalahan kami, Seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami. Janganlah masukan kami ke dalam api pencobaan, Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.)
It's a personal blog. What you're about to read or you've just read, just leave it here. Pleasure's all mine. Thank you.
9.14.2010
mengapa ini yang terjadi
Tiada yang salah dengan perbedaan dan segala yang kita punya
Yang salah hanyalah sudut pandang kita, yang membuat kita terpisah
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Mestinya, perbedaan bukan alasan untuk tak saling memahami
Harusnya, cinta bisa member jalan tuk satukan semua harapan
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Mengapa ini yang terjadi?
(Tere feat Valent)
Yang salah hanyalah sudut pandang kita, yang membuat kita terpisah
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Mestinya, perbedaan bukan alasan untuk tak saling memahami
Harusnya, cinta bisa member jalan tuk satukan semua harapan
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Karena tak seharusnya, perbedaan menjadi jurang
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Bukankah kita diciptakan, untuk dapat saling melengkapi
Mengapa ini yang terjadi?
Mengapa ini yang terjadi?
(Tere feat Valent)
Subscribe to:
Comments (Atom)