4.15.2009

Wake Up

Siang dan malam yang berganti.
Sedihku ini tak akan berarti.
Jika kaulah sandaran hati.


Akankah ditemukan suatu saat nanti?
Lelah menanti. Hanya akan menyakiti mu, ia dan dia.
Kapan ini akan berakhir?

Pengejaran tiada henti. Dirimu begitu bersemangat, melakukan segalanya. Apa maumu? Aku tidak dapat memberikan apapun padamu. Sungguh. Aku tak tahu harus mulai dan mengakhirinya dari mana. Sungguh aku tak tahu. Dan jujur saja, aku sudah tidak mengerti. Apalagi tujuan mu. Mengapa tidaklah jera hati mu. Selalu membiarkannya kusakiti. Cukup sudahlah.
Pergilah cari yang lain. Telah kudengar tentang wanita lain, mungkin itulah yang terbaik untukmu. Dirimu dengan siapapun diluar sana. Selain diriku, yang telah terus menyakiti saja. Maaf.

Apa pula keinginanmu? Datang dan pergi begitu saja. Berlalu, hanya memandangnya saja. Berbudikah perilakunya itu? Ia telah mengagumi yang lain. Kenapa akhirnya datang padaku? Aku tidak cocok untuk Ia. Ia bukan untukku. Ia berbeda. Aku tidak bisa bersamanya. Sejak awal, kami memang berbeda. Ia tidak bisa menerima hal prinsipil dan melekat pada diriku, begitu pula dirinya. Mungkin kami memang hanya teman yang terus berjalan tanpa sebuah status yang pasti diantara kita.

Dia datang tiba-tiba dan sangat terburu-buru. Seakan ada batas tertentu untuk mendapatkan seseorang. Salahkah yang Dia lakukan? Tidak. Tapi terlalu cepat. Aku sangat menikmati sebuah proses yang berjalan diantara siapapun. Proses itu indah adanya. Dia tidak menikmatinya. Dia ingin segera. Dia ingin cepat. Manusia zaman sekarang dengan segala kecepatan dan ketepatannya. Tapi tidak untukku. Jika itu yang Dia ingin dapatkan, ketuklah pantai lainnya. Berikanlah mereka perlindungan terbesar suatu saat nanti.

Semuanya ceritaku hari ini dan kemarin.
Besok haruslah berbeda. Siapa gerangan yang akan menyapaku pertama kali di hari baru ini. Hendaklah mendapatkan perhatian untuk hari itu.
Aku tidak mau memilih, Tuhan.
Pilihkanlah untukku.
Dekatkanlah aku dengan yang terbaik, hanya menurut rencana-Mu.

Amin.

*salam untuk ibu dan adikku dirumah.
aku sayang pada kalian. //hugsandkisses